Langsung ke konten utama

Korean War


 Korean War (1950-1953)

Awalnya Korea dipimpin Kaisar Gojang tahun 1897-1910. Karena jatuhnya kekaisaran dan permainan politik Jepang. Wilayah korea menjadi milik Jepang (1910-1945). Saat awal PD2 Jepang menginvasi banyak negara (Korea,Indonesia,Malaysia,China,Filipina DLL).

Melihat ambisi Jepang beberapa pemimpin melakukan pertemuan.

3 pemimpin itu adalah :

-          Presiden USA (Franklin D. Rooselvelt)

-          PM Inggris (Winston Churchill)

-          Pemimpin China (Chiang Kai Sek)

Konferensi Kairo (22-26 Desember 1943)

Hasil kesepakatannya apabila kekaisaran Jepang kalah dalam perang, maka wajib mengembalikan mengembalikan daerah China yang dikuasai Jepang dan mendukung kemerdekaan Korea.

Pada 6 & 9 Agustus 1945 sekutu meledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki (Jepang). Maka berakhirlah kekuasaan Jepang dikorea dan berakhir PD2 dan Jepang tunduk kepada Deklarasi Postdam, 26 Juli 1945.

Jepang harus menyerahkan Korea kepada Amerika. Tepat setelah bom Nagasaki Soviet menyatakan perang terhadap Jepang, Soviet langsung menginvasi wilayah Jepang seperti Manchuria dan Korea. Penyerangan Soviet terhadap Jepang 3 bulan setelah soviet menang di pertempuran Eropa. Karena gelisahnya pemerintah Amerika  bahwa Soviet menguasai Korea. Maka pada 10 Agustus 1945, pemerintah Amerika menawarkan garis parallel ke-38 kepada Soviet, hal ini di sambut baik oleh Soviet.

-          Korea Utara ( Soviet)

-          Korea Selatan (Amerika)

 

Pada 14 Agustus 1945, pasukan Soviet melancarkan serangan amfibi dan dengan cepat menguasai timur laut Korut, Pada 16 Agustus pasukan soviet mendarat di Wonsen, 24 Agustus Soviet menduduki Pyongyang. Lalu Soviet mendirikan komitte rakyat dan Cho Man Sik sebagai ketuanya

Pada September 1945 pasukan Amerika mendarat disebelah selatan garis paralel. Pada Desember 1945 Soviet menyetujui usul Amerika membangun daerah perwalian 5 tahun.

Hal ini disepakati dalam konverensi Moskow (27 Desember 1945) :

-          James F. Brynes (amerika)

-          Ermin Bemin (INggris)

-          V.Molotov (Soviet)

Komite Soviet dan Amerika bertemu pada 1946-1947 untuk kerja sama membentuk pemerintahan, namun gagal karena ketegangan perang dingin dan rakyat Korea yang menolak perwalian PBB.

Karena gagal komitte pergabungan maka Amerika membawa ke PBB pada tahun 1947, tpi Soviet menolak karena Amerika lebih baik di PBB drpd Soviet.

Pada 14 November 1947, Soviet memnita 3 hal untuk Korut

-          Pemilihan Umum

-          Tentara Asing di Tarik

-          Dibentuk United Nation Temporary Commission on Korea

Pada 10 Mei 1948 Korsel melakukan pemilu yang diawasi oleh PBB, namun banyak kekacauan yang terjadi. Pada tanggal 15 Agustus 1948 Republik Korea mengambil alih Korsel dipimpin oleh Syngman Rhee sebagai Presiden. DPR Korea dibentuk 9 September 1948 Kim Il-Sung sebagai Perdana Menteri.

Dikorsel terjadi pembrontakan Yeoso-Suncheon (Oktober 1948) lalu diredam tentara Korsel. Tahun 1948 tentara Soviet ditarik ke Rusia. Tahun 1949 pasukan Korsel meredam pembrontakan Komunis tetapi Kim Il-Sung percaya gerakan gerilya pembrontakan telah melemahkan tentara korsel dan invasi tentara akan diterima oleh warga Korsel.

Kim Il-Sung meminta dukungan J. Stalin untuk invasi, April 1950 Stalin memberi izin ke Kim Il-sung untuk invasi Korsel dan Mao Zedong (Pemimpin RRT) setuju dan memberikan bantuan jika dibutuhkan.

Lalu Mao mengirim tentara China beretnis Korea ke Korut. Stalin mengirim veteran PD2 dari Soviet dan pergi ke perbatasan Korsel.

Pada 7 Juni 1950, Kim Il-Sung mengumumkan pemilu seluruh korea 5-8 Agustus 1950 dan Konferensi Konsulat 15 - 17 Juni 1950. 11 Juni 1950 3 konsulat Korut di tolak mentah oleh Korsel. 21 Juni 1950 Kim mengubah strategi dengan menyerang garis parallel ke-38.

Sampai saat ini pun konflik Korut dan Korsel bisa dibilang belum selesai 100% walaupun sudah usaha untuk memperbaiki hubungan sejak pertemuan Presiden Amerika Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong Un, serta dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In.

Kesimpulan : Semenanjung Korea merupakan kawasan yang berada di kawasan Asia

Timur. Semenanjung Korea telah mengalami beberapa kali penjajahan atau

penguasaan. Jepang menguasai Semenanjung Korea hingga tahun 1910.

Kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, menjadi akhir dominasi Jepang di

Semenanjung Korea. Kepergian Jepang dimanfaatkan Amerika Serikat dan Uni

Soviet karena kedua negara merupakan negara pemenang Perang Dunia Kedua.

Daftar sumber :

1.       https://youtu.be/g_WCapDrv5c

2.       http://scholar.unand.ac.id/3579/3/BAB%20%20IV.pdf

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Geografis Laut Mediterania

Laut Mediterania merupakan laut yang menghubungkan antara benua Eropa, Asia, dan juga Afrika. Laut Mediterania atau yang biasa disebut sebagai Laut Tengah ini juga berhubungan dengan Samudera Atlantik dihubungkan dengan Selat Giblartar (Jabal Thariq). Oleh bangsa Roma, Laut Mediterania disebut sebagai mare nostrum (laut kita), dan laut ini juga hampir seluruhnya dikurung oleh daratan. Laut Mediterania memiliki posisi yang sangat strategis, bahkan secara politik-ekonomi Laut Mediterania menjadi posisi yang sangat penting menjadi outlet (tempat perdagangan) maritim dunia. Bila kita melihat ke arah dalam laut tersebut, menjorok jazirah-jazirah seperti Apenina, Balkan, dan Anatolia, yang sekarang merupakan wilayah Italia, Yunani, dan Turki. Karena adanya jazirah-jazirah tersebut, maka terbentuk pula laut-laut tepi dengan sendirinya, seperti Laut Adriatik, Laut Yonia, dan Laut Hitam, dalam setiap laut tersebut terdapat berbagai pulau besar dan kecil yang menjadi jembatan antar ...

Hubungan Antara Soekarno dan Buya Hamka

  Bung Karno dan Buya Hamka sudah menjalani persahabatan yang cukup lama. Persahabatan mereka juga memiliki pasang surut terkadang baik dan terkadang juga buruk. Mereka bertengkar dikarenakan perbedaan pendapat antara mereka. Hamka pernah mengunjungi Bung Karno di Bengkulu saat diasingkan ke daerah tersebut pada 1938-1942. Bung Karno dan Hamka juga pernah bertemu di beberapa acara Muhammadiyah, maklum Hamka dikenal sebagai salah satu tokoh organisasi itu, sementara Bung Karno sejak remaja memang bersinggungan dengan Muhammadiyah. Dikutip dari buku "Ensiklopedia Keislaman Bung Karno" karya Rahmat Sahid disebutkan bahwa Bung Karno acap kali mengundang sahabatnya itu untuk berceramah di Istana Negara dalam rangka memperingati hari besar keagamaan. Bahkan, Rahmat Sahid menuliskan dalam buku tersebut, Bung Karno sendiri yang mengajak Hamka untuk Hijrah dari Medan ke Ibukota Jakarta pada 1946. Ajakan itu sempat tertunda karena adanyanya Agresi Pertama pada 1947. Namun kemudi...

Luka Modric, Penentu Kemenangan Kroasia vs Polandia

Source : Pinterest Kroasia berhasil membalas 1-2 dari Portugal ketika laga pembuka UEFA Nations League beberapa hari sebelumnya. Pada matchday kedua, menghadapi timnas Polandia, Luka Modric dkk tidak menyia-nyiakan kesempatan.  Pertandingan berlangsung di Opus Arena, Osijek, pada 9 September 2024 dini hari WIB, Kroasia menang 1-0 atas Polandia. Luka Modric menjadi pahlawan Kroasia dengan mencetak gol tunggal menit ke-52.  Pada laga tersebut, Kroasia mendominasi sejak awal. Bruno Petkovic dan Igor Matanovic, menjadi penyerang, memberikan tekanan pada pertahanan Polandia.  Keseluruhan, Kroasia melakukan 22 upaya tembakan ke gawang, enam di antaranya tepat sasaran. Pada lain sisi, Polandia hanya dapat melakukan 11 tembakan, dan dua yang mengarah ke gawang. Meskipun agresif, Kroasia kesulitan mencetak gol di babak pertama.  Pertahanan solid Polandia dippimpin Lukasz Skorupski membuat tuan rumah frustasi, sehingga skor tetap imbang 0-0 hingga jeda pertandingan.  Keti...