Konflik Palestina dan Israel pertama kali, bermula saat Theodore Herzl yang menyampaikan gagasan zionisme. Gagasan ini adalah gagasan untuk mendirikan negara keturunan semit (yahudi). Beliau memperkenalkan konsepnya di Basel, Swiss yang dihadiri oleh 200 peserta perwakilan dari 24 negara. Hal ini pun menjadi awal mula munculnya ide untuk mendirikan negara Israel atau diartikan sebagai tanah air yahudi. Pada awalnya salah satu pengusaha yahudi Baron Hirch menawarkan salah satu wilayah di Argentina menjadi sebagai tanah air baru Israel itu, namun Theodore Herzl menolak. Dan Inggris pun juga menawarkan Uganda sebagai tanah air baru orang Israel, namun Herzl menolak. Dia tetap mempertahankan bahwa Palestina sebagai tanah air bangsa yahudi. Hal ini banyak ditolak oleh kebanyakan orang-orang diseluruh penjuru dunia, seperti misalnya masyarakat yahudi yang tinggal di kekaisaran Ottoman. Akhirnya setelah berakhirnya Perang Dunia 1 sekutu keluar sebagai pemenang dan wilayah Palestin...
blog membahas Sejarah, Olahraga, Politik, Ekonomi, Geopolitik, dan Otomotif