Langsung ke konten utama

Perkembangan Perubahan Sosial

 




Saya disini ingin menjelaskan tentang bagaimana proses perubahan social di dunia ini. Bahwa sejak abad ke-16. Ketika terjatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani, pada saat itu mulai muncul pemikiran para pedagang-pedagang barat untuk mencari dunia baru. Dikarenakan akses untuk melewati kota Konstantinopel sudah tertutup karena Sultan Mehmed membuat Eropa menajadi kebingungan. Serta banyak para pedagang yang muncul untuk tidak lagi mendengar perintah Paus Vatikan. Maka dari itu dimulai lah masa Renaissance, Eropa mengakhiri masa kegelapan, dan mereka para masyarakat Eropa membaca pemikiran dari Yunani-Romawi serta ilmuan Timur Tengah. Mereka menyadari bahwa nenek moyang mereka adalah orang-orang yang berilmu. Maka dari itu mereka menyadari dan mengakhiri masa kegelapan ini (dark age).

Hal itu lah terjadi pula penjelajahan besar-besaran dari negara barat ke negara-negara timur yang belum terlihat. Dan disaat bangsa-bangsa barat melakukan kolonialisasi disanalah muncul tokoh yang bernama Adam Smith. Smith mengenalkan konsep ekonomi kapitalisme. Sistem ekonomi kapitalis adalah merupakan sebuah sistem organisasi ekonomi yang dicirikan oleh hak milik privat atas alat-alat produksi dan distribusi dan pemamfaatannya untuk mencapai laba dalam kondisi yang sangat komfetitif. Smith adalah tokoh mazhab klasik di mana para ahli ekonomi dunia menilai bahwa pemikiran mazhab klasik merupakan dasar sistim ekonomi kapitalis. Disini asal mula terjadinya perubahan social.

Karena dilihat ekonomi kapitalisme ini berkembang dengan sangat cepat, maka pada tahun 1760 dunia mulai masuk ke masa Revolusi Industri masa dimana masyarakat mulai menemukan mesin untuk membantu pekerja sehingga tidak terlalu banyak tenaga yang diperlukan

1.       1. Revolusi Industri 1.0

 

Proses revolusi industri pertama kali terjadi pada abad ke-18 di Inggris atau tahun 1760-1840. Di mana terjadi peralihan dalam penggunaan tenaga pada industri tektil. Jika sebelumnya memakai tenaga hewan dan manusia beralih dengan menggunakan mesin. Kemudian revolusi industri meluas ke berbagai negara di Eropa Barat, Amerika Utara, Jepang. Faktor utama dalam revolusi industri, yakni:  Teknologi  Sosial  Ekonomi  Budaya Pada bidang teknologi adanya perubahan pada penggunaan dasar baru, terutama besi dan baju. Penggunaan sumber energi baru termasuk bahan bakar dan tenaga penggerak, seperti mesin uap, listrik. Ada juga penemuan mesin baru, pemintalan dan mesin tenun yang memungkinkan peningkatan produksi dengan tenaga manusia yang lebih kecil.

 

-          Munculnya Gagasan Sosialisme

 

Karena berkembangnya revolusi industri ini munculnya sosok Karl Marx yang resah melihat para buruh yang hanya menjadi sapi perah para pemodal. Para buruh menjadi lebih baik hidupnya namun menjadi makin miskin sedangkan para pemodal itu menjadi semakin kaya. Karena hal ini Karl Marx membuat buku yang berjudul Communist Manifesto, isinya buku ini berisi perlawanan kepada para pemodal yang disebut kaum borjuis dengan para buruh yang disebut kaum proletar. Karena adanya hal ini munculnya sebuah ideologi yang bernama Marxisme, Sosialisme, Komunisme.

 

-          Terjadinya Revolusi Perancis dan Amerika

 

Karena mulai masuknya pemikiran tentang demokrasi, dan akibat kediktatoran raja Louis XVI. Maka munculah gerakan Revolusi Perancis yang dilakukan sebagaian besar rakyat Perancis. Sebagai bentuk perlawanan mereka kepada pemerintah. Dikarenakan pemerintah kerajaan selalu berfoya-foya sedangkan banyak rakyat kelaparan akibat banyak duit negara yg digunakan untuk berpesta – pesta di Istana. Selain Revolusi Perancis terdapat pula Revolusi Amerika yang melawan penjajahan Inggris dari Amerika tentara perancis pun ikut membantu dalam perlawanan amerika.

 

2.       2. Revolusi Industri 2.0

 

Revolusi industri 2.0 terjadi di awal abad ke-20. Revolusi industri ini ditandai dengan penemuan tenaga listrik. Tenaga otot yang saat itu sudah tergantikan oleh mesin uap, perlahan mulai tergantikan lagi oleh tenaga listrik. Walaupun begitu, masih ada kendala yang menghambat proses produksi di pabrik, yaitu masalah transportasi. 

Di akhir 1800-an, mobil mulai diproduksi secara massal. Produksi massal ini tidak lantas membuat proses produksinya memakan waktu yang cepat karena setiap mobil harus dirakit dari awal hingga akhir di titik yang sama oleh seorang perakit mobil. Artinya, untuk merakit banyak mobil, proses perakitan harus dilakukan oleh banyak orang yang merakit mobil dalam waktu yang bersamaan.

Revolusi terjadi dengan terciptanya "lini produksi" atau assembly line yang menggunakan "ban berjalan" atau conveyor belt pada 1913. Hal ini mengakibatkan proses produksi berubah total karena untuk menyelesaikan satu mobil, tidak diperlukan satu orang untuk merakit dari awal hingga akhir. Para perakit mobil dilatih untuk menjadi spesialis yang mengurus satu bagian saja.

Selain itu, para perakit mobil telah melakukan pekerjaannya dengan bantuan alat-alat yang menggunakan tenaga listrik yang jauh lebih mudah dan murah daripada tenaga uap.

Revolusi industri kedua ini juga berdampak pada kondisi militer pada perang dunia II. Ribuan tank, pesawat, dan senjata diciptakan dari pabrik-pabrik yang menggunakan lini produksi dan ban berjalan. Hal ini terjadi karena adanya produksi massal (mass production). Perubahan dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri boleh dibilang menjadi komplit.

 

3.       3. Revolusi Industri 3.0

 

Setelah revolusi industri kedua, manusia masih berperan sangat penting dalam proses produksi berbagai macam jenis barang. Tetapi, setelah revolusi industri yang ketiga, manusia tidak lagi memegang peranan penting. Setelah revolusi ini, abad industri pelan-pelan berakhir dan abad informasi dimulai.

Jika revolusi pertama dipicu oleh mesin uap, revolusi kedua dipicu oleh ban berjalan dan listrik, revolusi ketiga ini dipicu oleh mesin yang dapat bergerak dan berpikir secara otomatis, yaitu komputer dan robot.

Salah satu komputer pertama yang dikembangkan di era perang dunia II sebagai mesin untuk memecahkan kode buatan Nazi Jerman adalah komputer bernama Colossus. Komputer yang dapat diprogram tersebut merupakan mesin raksasa sebesar ruang tidur yang tidak memiliki RAM dan tidak bisa menerima perintah dari manusia melalui keyboard. Komputer purba tersebut hanya menerima perintah melalui pita kertas yang membutuhkan daya listrik sangat besar, yaitu 8.500 watt.

Namun, kemajuan teknologi komputer berkembang luar biasa pesat setelah perang dunia kedua selesai. Penemuan semikonduktor, transistor, dan kemudian integrated chip (IC) membuat ukuran komputer semakin kecil, listrik yang dibutuhkan semakin sedikit, serta kemampuan berhitungnya semakin canggih.

Mengecilnya ukuran membuat komputer bisa dipasang di mesin-mesin yang mengoperasikan lini produksi. Komputer pun mulai menggantikan banyak manusia sebagai operator dan pengendali lini produksi.

 

4.       4. Revolusi Industri 4.0

 

Industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber. Istilah industri 4.0 berasal dari sebuah proyek dalam strategi teknologi canggih Pemerintah Jerman yang mengutamakan komputerisasi pabrik.

Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem siber-fisik, internet of things (IoT), cloud computing, dan cognitive computing.

Tren ini telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup. Singkatnya, revolusi industri 4.0 menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia.

Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Contoh terdekatnya, munculnya transportasi dengan sistem ride-sharing seperti Go-Jek dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, dan profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya.

Tidak dapat dipungkiri, berbagai aspek kehidupan manusia akan terus berubah seiring dengan revolusi dan perkembangan teknologi yang terjadi. Memang perubahan seringkali diiringi banyak dampak negatif dan menimbulkan masalah-masalah baru. Namun, perubahan juga selalu bisa membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.

 

5.       5. Revolusi Industri 5.0

 

Satu satunya negara di dunia yang telah memasuki Revolusi Industri 5.0 adalah Jepang. Di Revolusi Industri 5.0 ini benar-benar sebagian besar tenaga manusia tidak diperlukan, mulai masuk ke masa robotic. Dikarenakan menurut para pemilik pabrik hal itu lebih murah karena tidak perlu memberikan gaji setiap bulan, sehingga modal yang diperlukan lebih murah.

Bila kita melihat di jepang sekarang pabrik-pabrik mulai menggunakan robotic, dan suepermarket pun juga sudah tanpa kasir. Dan pembayaran pun juga mulai menggunakan byte computer.

Simpulannya dengan revolusi industri ini banyak perubahan social yang terjadi. Bahwa banyak tenaga manusia yang tidak diperlukan. Namun, kita jangan khawatir dikarenakan dengan terjadinya ini kita sebagai anak muda saat ini harus bisa mencari penghasilan yang lebih tinggi. Bahwa yang diperlukan dunia ini bukan saja nilai akademis namun juga keterampilan (Skill).

 

Daftar Sumber :

http://ftik.teknokrat.ac.id/index.php/info-lowongan/293-revolusi-industri-5-0-ala-jepang-human-centered-society#:~:text=serta%20kecerdasan%20buatan%2C%20Jepang%20sudah,pada%20produksi%20barang%20atau%20jasa.

https://media.neliti.com/media/publications/28557-ID-sistem-ekonomi-kapitalisme.pdf

https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/15/140000069/revolusi-industri-sejarah-dan-perkembangan?page=all

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Geografis Laut Mediterania

Laut Mediterania merupakan laut yang menghubungkan antara benua Eropa, Asia, dan juga Afrika. Laut Mediterania atau yang biasa disebut sebagai Laut Tengah ini juga berhubungan dengan Samudera Atlantik dihubungkan dengan Selat Giblartar (Jabal Thariq). Oleh bangsa Roma, Laut Mediterania disebut sebagai mare nostrum (laut kita), dan laut ini juga hampir seluruhnya dikurung oleh daratan. Laut Mediterania memiliki posisi yang sangat strategis, bahkan secara politik-ekonomi Laut Mediterania menjadi posisi yang sangat penting menjadi outlet (tempat perdagangan) maritim dunia. Bila kita melihat ke arah dalam laut tersebut, menjorok jazirah-jazirah seperti Apenina, Balkan, dan Anatolia, yang sekarang merupakan wilayah Italia, Yunani, dan Turki. Karena adanya jazirah-jazirah tersebut, maka terbentuk pula laut-laut tepi dengan sendirinya, seperti Laut Adriatik, Laut Yonia, dan Laut Hitam, dalam setiap laut tersebut terdapat berbagai pulau besar dan kecil yang menjadi jembatan antar ...

Hubungan Antara Soekarno dan Buya Hamka

  Bung Karno dan Buya Hamka sudah menjalani persahabatan yang cukup lama. Persahabatan mereka juga memiliki pasang surut terkadang baik dan terkadang juga buruk. Mereka bertengkar dikarenakan perbedaan pendapat antara mereka. Hamka pernah mengunjungi Bung Karno di Bengkulu saat diasingkan ke daerah tersebut pada 1938-1942. Bung Karno dan Hamka juga pernah bertemu di beberapa acara Muhammadiyah, maklum Hamka dikenal sebagai salah satu tokoh organisasi itu, sementara Bung Karno sejak remaja memang bersinggungan dengan Muhammadiyah. Dikutip dari buku "Ensiklopedia Keislaman Bung Karno" karya Rahmat Sahid disebutkan bahwa Bung Karno acap kali mengundang sahabatnya itu untuk berceramah di Istana Negara dalam rangka memperingati hari besar keagamaan. Bahkan, Rahmat Sahid menuliskan dalam buku tersebut, Bung Karno sendiri yang mengajak Hamka untuk Hijrah dari Medan ke Ibukota Jakarta pada 1946. Ajakan itu sempat tertunda karena adanyanya Agresi Pertama pada 1947. Namun kemudi...

Luka Modric, Penentu Kemenangan Kroasia vs Polandia

Source : Pinterest Kroasia berhasil membalas 1-2 dari Portugal ketika laga pembuka UEFA Nations League beberapa hari sebelumnya. Pada matchday kedua, menghadapi timnas Polandia, Luka Modric dkk tidak menyia-nyiakan kesempatan.  Pertandingan berlangsung di Opus Arena, Osijek, pada 9 September 2024 dini hari WIB, Kroasia menang 1-0 atas Polandia. Luka Modric menjadi pahlawan Kroasia dengan mencetak gol tunggal menit ke-52.  Pada laga tersebut, Kroasia mendominasi sejak awal. Bruno Petkovic dan Igor Matanovic, menjadi penyerang, memberikan tekanan pada pertahanan Polandia.  Keseluruhan, Kroasia melakukan 22 upaya tembakan ke gawang, enam di antaranya tepat sasaran. Pada lain sisi, Polandia hanya dapat melakukan 11 tembakan, dan dua yang mengarah ke gawang. Meskipun agresif, Kroasia kesulitan mencetak gol di babak pertama.  Pertahanan solid Polandia dippimpin Lukasz Skorupski membuat tuan rumah frustasi, sehingga skor tetap imbang 0-0 hingga jeda pertandingan.  Keti...