Langsung ke konten utama

Taliban : Musuh atau Pahlawan Bagi Rakyat Afganistan

   

    
         Mungkin sekarang kita melihat berita luar negeri banyak yang membicarakan tentang Taliban, apalagi setelah perginya presiden Afganistan, Ashraf Ghani. Beliau pergi dari Afganistan menuju Tajikistan karena Taliban sudah ingin menguasai kota Kabul. Taliban sendiri juga saat itu sudah menguasai seluruh pintu masuk ke dalam kota Kabul. Karena hal itu lah Ashraf Ghani meninggalkan negaranya yang diikuti oleh ratusan ribu rakyat Afganistan pendukung pemerintahan Afganistan dan anti-Taliban meninggalkan negaranya, mengungsi ke negara-negara tetangga. Mereka khawatir kalau Taliban kembali berkuasa maka mereka akan dihabisi oleh para gerilyawan Taliban.
     
        Marilah kita mundur kebelakang untuk membahas bagaimana awalnya Taliban ini terbentuk. Seperti yang kita tahu bahwa kebanyakan media internasional mengatakan Taliban kelompok Islam garis keras dengan interpretasi superkaku terhadap hukum Syariah versi mereka. Lahirnya Taliban merupakan buah persaingan panglima lokal yang mewarnai politik Afganistan pasca mundurnya Uni Soviet dari tanah Khurasan tersebut. Terdapat sejumlah kelompok pejuang anti-Soviet mendapat sokongan senjata dari Pakistan – Amerika Serikat. Secara diam-diam, CIA juga menyuplai dana dan persenjataan ke pejuang Afganistan. Salah satu pejuang Afganistan yang anti-Soviet adalah Mullah Mohammad Omar. Dia adalah lulusan Islam Sunni di Deoband, India. Omar dan murid-muridnya mendirikan kelompok pejuang Islam-Pashtun pada 1994. Yang dinamai “Taliban” dalan Bahasa Pashtun berarti “murid-murid”. Secara ideologi, Taliban berideologi Islami yang kaku dan ekstrem dan juga berakar dari system kesukuan Pashtun.
     
        Pasca hengkang nya Uni Soviet dari Afganistan, Taliban mendirikan negara keamiran Islam. 1996 berdirilah negara keamiran Islam di Afganistan dipimpin oleh Taliban. Namun, selama Taliban memimpin Afganistan kemanusiaan memprihatinkan. Tahun 1997 Taliban melarang perempuan untuk bekerja dan sekolah. Berdasarkan laporan PBB banyak terjadi pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Taliban. Menurut ulama-ulama Deobandisme, hal yang dilakukan Taliban sangat bertolak belakang dengan ajaran Deobandisme.
     
        Pertanyaannya bagaimana bisa pengaruh Taliban tidak pernah hilang sampai sekarang. Pasca Taliban tidak kembali berkuasa di Afganistan, Taliban masih menguasai wilayah-wilayah pedesaan. Meskipun, tidak menguasai kota-kota besar seperti Kabul, Qandahar, Jalalabad, dll, tetapi pengaruh Taliban masih kuat dipedesaan maka dari itulah sulit untuk menghilangkan pengaruh Taliban itu sendiri.

         Bagaimana dengan pemerintahan Afganistan yang dipimpin oleh dua presiden dipilih secara demokratis Hamid Karzai dan Ashraf Ghani. Kedua pemimpin tersebut tidak mempunyai pengaruh yang kuat dan juga banyak korupsi yang terjadi selama kepemimpinan mereka berdua, bahkan korupsi menjadi hal yang lumrah bagi para pejabat Afganistan tersebut. Bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa AS turut terlibat dalam konflik Afganistan dan Uni Soviet. Terlebih lagi saat itu sedang terjadi perang dingin pastilah AS sangat ingin melawan musuh bebuyutannya tersebut. Maka dari itu pasca hengkangnya Uni Soviet dari tanah Khurasan, Mujahidin Moderat yang disokong oleh AS banyak melakukan tindakan korupsi dan juga hukum yang tidak tegas, sedangkan Taliban langsung menghukum para criminal dengan hukum yang berdasarkan Syariat Islam (Quran dan Sunnah). Hal ini juga membuat rakyat lebih mempercayai Taliban dalam penegakan hukum dibandingkan pemerintah Afganistan yang korup dan banyak intervensi dari pihak barat. Pemerintah Afganistan juga mengizinkan tentara asing seperti AS dan NATO masuk kedalam negaranya, hal ini mengganggu rakyat Afganistan apalagi semenjak peristiwa 911 di Gedung WTC. Itu hanya beberapa hal yang saya sebutkan karena masih banyak hal lain yang menyebabkan masyarakat Afganistan sendiri lebih mempercayai Taliban. Bahkan, terdapat beberapa daerah yang sudah sangat ingin dikuasai oleh Taliban.

         Dahulu terdapat salah satu jurnalis Kompas yang bernama, Musthafa Abd. Rahman, mengunjungi Kabul pada saat Taliban memimpin tahun 1997. Beliau (Musthafa Abd. Rahman) bertolak ke Kabul Bersama dengan dua diplomat Indonesia. Kesan pertama saat beliau masuk Kabul adalah Kabul gelap gulita saat itu tidak ada Gedung-gedung, saat pagi harinya beliau sendiri melihat Kabul aman. Karena saat bukan Taliban yang memerintah masyarakat sipil dipersilahkan untuk memegang senjata, tetapi tidak saat masa Taliban. Pada masa Taliban berkuasa keamanan lebih terjamin, walaupun kehidupan lebih primitive. Tidak ada musik pada saat itu hanya terdapat lantunan dzikir di restoran-restoran. Musthafa juga mewawancarai juru bicara Taliban, Mullah Amir Khan Muttaki, salah satu yang ditanyakan adalah tentang wanita. Dijawab oleh Amir Khan secara baik dan positif bahwa mereka menerapkan syariat Islam kepada wanita. Kenyataannya memang begitu dilapangan bahwa wanita harus berpakaian tertutup saat berada diluar. Dan wanita tempatnya harus dirumah bukan diluar. Amir Khan juga mengatakan bahwa perang Mujahidin-Afganistan lebih parah daripada perang Afganistan-Uni Soviet. Taliban muncul untuk menstabilkan keadaan negara Afganistan agar tidak terjadi perang saudara. Amir Khan pun berkata kepada Musthafa “ Anda sudah lama kan di Kabul, coba anda lihat apakah ada dentuman peluru selama anda berada disini?”. Dan kenyataannya memang benar selama berada disana tidak ada dentuman peluru satupun.

         Baiklah kita kembali lagi ke masa kini apakah Taliban ada perubahan dari Taliban yang 25 tahun yang lalu dengan Taliban yang sekarang. Jawabannya Taliban sekarang sudah lebih moderat, tidak kaku seperti 25 tahun yang lalu. Salah satu faktornya adalah adanya regenerasi kepemimpinan tentunya sekarang bukan generasi tua yang memimpin Taliban sudah generasi muda yang baru. Taliban sekarang juga sudah berjanji untuk tidak melakukan kejahatan HAM serta lebih memperhatikan hak-hak wanita. Wanita tidak dilarang bekerja dan sekolah asal menggunakan pakaian yang menutup aurat. Masyarakat agama lain berhak memeluk agamanya masing-masing, namun tetap harus menutup aurat. Jadi bila kita lihat saat ini bahwa Taliban sudah lebih moderat. Meskipun belum berubah 100%, tetapi Taliban ada beberapa perubahan yang lebih moderat.
         Banyak yang tidak tahu bahwa sudah terjadi perjanjian damai antara Taliban dan AS pada Februari 2020 di Doha,Qatar. Dalam perjanjian tersebut membahas empat masalah: mengurangi kekerasan, menarik pasukan asing, memulai negosiasi intra-Afghanistan, dan menjamin Afghanistan tidak akan lagi menjadi tempat perlindungan bagi teroris. Kesepakatan itu dipandang sebagai langkah pertama untuk mengakhiri perang lebih dari delapan belas tahun yang telah menewaskan lebih dari 157.000 orang dan diperkirakan menelan biaya 2 triliun dollar uang Amerika Serikat. Hal itu terjadi pada masa Presiden Donald Trump. Namun, pada masa Biden tetap akan melaksanakan perjanjian tersebut. Washington sendiri sudah mulai mengurangi tentara mereka yang berada di Afganistan. Namun, mereka terkejut dengan cepatnya Taliban menguasai Kabul. Dan juga larinya pemerintahan Afganistan yang langsung menyerahkannya begitu saja. Hal ini membuat perjanjian Doha 2020 menjadi tidak jelas. Berita akhir-akhir ini mengabarkan bahwa dalam pertemuan G7 Selasa, 24 Agustus 2021 Washington akan mengakui pemerintahan Taliban asalkan tidak ada lagi pelanggaran HAM dan melindungi Hak-Hak perempuan. Marilah kita melihat kedepan bagaimana Afganistan dipimpin oleh Taliban apakah akan semakin buruk atau semakin baik?

Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210815211623-113-680691/kabul-dikepung-presiden-afghanistan-lari-ke-tajikistan
https://youtu.be/QgiWMkHpUys
https://www.bbc.com/indonesia/dunia-58227537
https://youtu.be/Nj00BL7GgfY
https://www.kompas.tv/article/201991/amerika-serikat-dan-kelompok-taliban-terikat-kesepakatan-damai-sejak-februari-2020?page=2
https://dunia.tempo.co/read/1497956/gelar-pertemuan-negara-g7-akan-akui-pemerintahan-taliban-di-afghanistan/full&view=ok

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Geografis Laut Mediterania

Laut Mediterania merupakan laut yang menghubungkan antara benua Eropa, Asia, dan juga Afrika. Laut Mediterania atau yang biasa disebut sebagai Laut Tengah ini juga berhubungan dengan Samudera Atlantik dihubungkan dengan Selat Giblartar (Jabal Thariq). Oleh bangsa Roma, Laut Mediterania disebut sebagai mare nostrum (laut kita), dan laut ini juga hampir seluruhnya dikurung oleh daratan. Laut Mediterania memiliki posisi yang sangat strategis, bahkan secara politik-ekonomi Laut Mediterania menjadi posisi yang sangat penting menjadi outlet (tempat perdagangan) maritim dunia. Bila kita melihat ke arah dalam laut tersebut, menjorok jazirah-jazirah seperti Apenina, Balkan, dan Anatolia, yang sekarang merupakan wilayah Italia, Yunani, dan Turki. Karena adanya jazirah-jazirah tersebut, maka terbentuk pula laut-laut tepi dengan sendirinya, seperti Laut Adriatik, Laut Yonia, dan Laut Hitam, dalam setiap laut tersebut terdapat berbagai pulau besar dan kecil yang menjadi jembatan antar ...

Hubungan Antara Soekarno dan Buya Hamka

  Bung Karno dan Buya Hamka sudah menjalani persahabatan yang cukup lama. Persahabatan mereka juga memiliki pasang surut terkadang baik dan terkadang juga buruk. Mereka bertengkar dikarenakan perbedaan pendapat antara mereka. Hamka pernah mengunjungi Bung Karno di Bengkulu saat diasingkan ke daerah tersebut pada 1938-1942. Bung Karno dan Hamka juga pernah bertemu di beberapa acara Muhammadiyah, maklum Hamka dikenal sebagai salah satu tokoh organisasi itu, sementara Bung Karno sejak remaja memang bersinggungan dengan Muhammadiyah. Dikutip dari buku "Ensiklopedia Keislaman Bung Karno" karya Rahmat Sahid disebutkan bahwa Bung Karno acap kali mengundang sahabatnya itu untuk berceramah di Istana Negara dalam rangka memperingati hari besar keagamaan. Bahkan, Rahmat Sahid menuliskan dalam buku tersebut, Bung Karno sendiri yang mengajak Hamka untuk Hijrah dari Medan ke Ibukota Jakarta pada 1946. Ajakan itu sempat tertunda karena adanyanya Agresi Pertama pada 1947. Namun kemudi...

Luka Modric, Penentu Kemenangan Kroasia vs Polandia

Source : Pinterest Kroasia berhasil membalas 1-2 dari Portugal ketika laga pembuka UEFA Nations League beberapa hari sebelumnya. Pada matchday kedua, menghadapi timnas Polandia, Luka Modric dkk tidak menyia-nyiakan kesempatan.  Pertandingan berlangsung di Opus Arena, Osijek, pada 9 September 2024 dini hari WIB, Kroasia menang 1-0 atas Polandia. Luka Modric menjadi pahlawan Kroasia dengan mencetak gol tunggal menit ke-52.  Pada laga tersebut, Kroasia mendominasi sejak awal. Bruno Petkovic dan Igor Matanovic, menjadi penyerang, memberikan tekanan pada pertahanan Polandia.  Keseluruhan, Kroasia melakukan 22 upaya tembakan ke gawang, enam di antaranya tepat sasaran. Pada lain sisi, Polandia hanya dapat melakukan 11 tembakan, dan dua yang mengarah ke gawang. Meskipun agresif, Kroasia kesulitan mencetak gol di babak pertama.  Pertahanan solid Polandia dippimpin Lukasz Skorupski membuat tuan rumah frustasi, sehingga skor tetap imbang 0-0 hingga jeda pertandingan.  Keti...